Selasa, 25 Juni 2019

Tanpa Judul #8


Akhir-akhir ini aku melihat semua orang kelelahan. Begitu pula aku.

Orang-orang memikirkan terlalu banyak hal, selalu mengejar kesempurnaan hanya karna ingin dipuji oleh manusia.

Tapi hal itu benar juga. Semua orang pasti ingin dipuji. Tapi rasanya aku hanya ingin menyelesaikan tugas ini saja untuk saat ini agar bisa keluar dari zona nyaman yg sangat tidak nyaman ini.

Aku tidak butuh pujian. Aku hanya ingin menjadi lebih tenang dari diriku yang sekarang.

Aku ingin menyendiri. Menikmati birunya air laut, merasakan angin yg menerpa wajahku dengan lembut, mendengarkan desiran ombak yg menenangkan, serta menikmati ice cream coklat yang meleleh begitu cepat ditenggorokanku.

Sesederhana itu.







Minggu, 16 Juni 2019

Tanpa Judul #6


Hidup ibarat lautan. Luas sekali dan begitu dalam.

Terimakasih sudah memandangku hanya sebatas permukaan saja.

Semoga saja suatu saat kamu menyadari. Bahwa laut bisa membuatmu tenggelam dan bisa membuatmu hanyut oleh arus yg tidak terlihat dipermukaan

Senin, 29 April 2019

Tanpa Judul #5


Tersesat, hilang, dan tanpa arah.

Akhir-akhir ini aku mulai lelah. Hidupku berjalan tidak seperti biasanya. Aku terlalu memikirkan banyak hal. Membuatku selalu berpikir keras. Sangat keras.

Bagian mana yg salah ? Tanyaku dalam hati. Bukankah sekarang kamu sudah menemukan tuan yang baru untuk tulisan-tulisanmu ? Harusnya kamu bahagia.

Tidak. Tidak seperti itu. Ini semua bukan bahagia. Iya bukan. Bahagia yang sesungguhnya itu tidak seperti ini. Ini hanya nafsu yg disebabkan oleh egomu sendiri.

Sadar. Yg kamu harus lakukan adalah sadar. Sadar tentang hidup yang tidak pernah benar-benar sesuai sama apa yg kita mau. Kau harus mampu memilah dan memilih mana yg perlu kamu pertahankan, dan mana yg harus kamu tinggalkan.

Sebelum terlambat. Sebelum semuanya semakin jauh. Sebelum semuanya semakin dalam. Sebelum kamu susah keluar dari zona itu. Maka kamu harus pergi.

Tinggalkan. Tinggalkan semua hal yang membuat kamu berpikir keras. Untuk apa hidup jika hanya memikirkan hal-hal yg belum pasti. Hal-hal yg belum tentu jadi nyata.

Perjalanan masih panjang. Di perjalanan nanti, kamu akan menemukan seseorang yg benar-benar pantas. Seseorang yg dipilih langsung olehNya. 

Seseorang yang tidak akan pernah membuatmu berpikir keras, seseorang yg tidak akan pernah membuatmu takut, seseorang yg akan selalu membuatmu merasa nyaman dan aman didekatnya.

Dan dia adalah seseorang yg akan selalu menjadi tuan disetiap tulisanmu nanti😊




Kamis, 25 April 2019

Tanpa Judul #4


Kupikir, hal terbesar yang ingin diraih perasaan bukan bagaimana dua bisa menjadi satu. Melainkan bagaimana agar tidak jauh, andai kelak dua hati tidak bisa bersatu.

Kita tidak bisa membaca takdir, bukan ?

Yang bisa kita lakukan hanyalah menebak, yang seringkali sama dengan berjudi. Kadang beruntung, tapi lebih sering tidaknya. Kita hanya bisa mengusahakan, tapi tidak bisa mengatur. Kita hanya bisa berharap, tapi tidak bisa mengendalikan.

Kita hanya bisa mencintai, tapi tidak bisa menjamin apakah perasaan yg telah kita jaga dengan baik, juga akan berakhir baik nantinya.

Kenangan barangkali bertugas sebagai pelajaran perihal bagaimana seharusnya kita bersikap pada masa depan.

Maka berterima kasihlah untuk apapun yang telah terjadi. Kadang mungkin ada sesal, tapi itu bukan menjadi alasan untuk kemudian kita saling menyalahkan.

Maka jangan berlebihan. Kita semua sudah diatur😊

Rabu, 24 April 2019

Tanpa Judul #3


Barangkali akan ringan, jika hidup tidak dipenuhi oleh mimpi-mimpi dan ambisi yg memberati langkah kaki. Hari-hari berlalu begitu saja dalam tawa yang lepas.

Tidak ada keharusan untuk mengejar ini dan itu, meraih ini dan itu.

Semua itu, meski berusaha kau pungkiri, hanya akan membuat hidupmu frustasi. Kau tidak punya waktu untuk menikmati hari ini. Padahal, esok atau lusa yang kau impikan itu belum tentu akan kau lalui.

Mungkin baiknya semua hal berjalan seperti sebelumnya.

Aku akan kembali menghabiskan waktu untuk membaca banyak buku. Akan kubiarkan samudera kata-kata menggenang menenggelamkan pikiranku. Akan kulangkahkan kaki ke tempat yg bisa memberikanku ketenangan meski itu hanya di bilik-bilik imajinasiku sendiri.

Aku tidak mau repot-repot memikirkan hari esok. Karna yang terpenting adalah hari ini aku selamat dari kegusaran hati. Dan aku menikmati hariku 😊

Kamis, 18 April 2019

Tanpa Judul #2


Sebab hidup adalah perjalanan mengukir sebanyak mungkin kenangan.

Kau tak mungkin memaksakan semua orang tetap tinggal di hidupmu selamanya. Satu persatu dari mereka pasti akan hilang. Entah untuk mengejar cinta, cita-cita atau karna takdir yg meminta mereka pergi.

Tapi begitulah hidup. Kau hanya perlu menerima semua yg hilang atau memilih pulang.

Sepanjang perjalanan, kau akan melihat banyak wajah. Beberapa menjadi karib, namun tak sedikit yg berakhir menjadi orang asing.

Pada akhirnya kau akan mengerti bahwa semua orang yang pernah kau kenal, akan pulang pada rumah yg kau sebut kenangan.



Tanpa Judul #1


Aku hanya bisa bertanggung jawab pada diriku sendiri.

Aku tak berani bertanggung jawab padamu. Dan juga pada perasaaanmu.

Jika kau rindu. Aku tak bisa bertanggung jawab menghentikannya. Jika kau cinta. Aku tak bisa bertanggung jawab membalasnya. Dan jika kau terluka. Aku tak bisa bertanggung jawab menyembuhkannya.

Aku tak bisa bertanggung jawab pada perasaan yg aku sendiri tak pernah memintanya.

Karna saat aku terjerumus pada jurang-jurang rindu. Aku tak pernah menuntut siapapun untuk menyelamatkanku.