Jumat, 26 Juli 2019

Mimpi


Semua orang pasti punya mimpi.
Begitu juga aku.

Orang-orang bermimpi ingin memiliki rumah besar dan indah, memiliki pekerjaan yg bagus, mempunyai usaha yg besar, ingin menjadi pejabat, ingin menjadi orang kaya, dan mimpi-mimpi hebat lainnya.

Tapi aku hanya ingin hidup yg tenang saja. Sesederhana itu.

Tinggal disebuah rumah yg sederhana dengan cafe kecil, kolam ikan dan halaman belakang yg luas. Agar setiap sore menjelang senja aku bisa duduk menikmati bunga-bunga yg bermekaran disana, menikmati secangkir coklat panas, dan melihat langit senja yg berubah menjadi gelap bersama orang-orang yg kusayang.

Membicarakan berbagai hal yg telah kami lalui. Tanpa memikirkan sulitnya hidup, tanpa memikirkan kesalahan orang lain, dan yg paling penting tanpa memikirkan uang.

Aku ingin hidup yg biasa saja. Tanpa merasa tersaingi atau disaingi. 

Aku ingin hidup bahagia dengan caraku😊
Yes, that's my dream.


Sabtu, 13 Juli 2019

Dari Aku yg Belum Siap Menjadi Dewasa


Hidup terus berjalan.
Dan kita terus berubah.

Tidak ada yg bisa menghalangi waktu. Kau ingin membuatnya berhenti sesaat, tapi itu mustahil. Ia akan terus berjalan tanpa tau berhenti.

Waktu tak paham. Ia tak memahami mu yg belum siap menerima kenyataan.

Kenyataan bahwa kau harus menjadi lebih dewasa dari kemarin. Kenyataan bahwa kau belum sepenuhnya dewasa dalam menghadapi segala hal yg sedang kau hadapi.

Semakin lama semua hal terasa semakin sulit. Kau menjadi lebih pemikir. Kau memikirkan ini dan itu. Mengabaikan diri sendiri.

Tuntutan hidup semakin banyak. Kau bahkan lupa harus menyelesaikan bagian yg mana dulu.

Pertanyaan-pertanyaan semakin sulit kau jawab. Karna, mereka terlalu banyak menuntut tanpa melihat usaha kita menjadi lebih baik.

Dewasa itu rumit. Masalah kecil bisa jadi besar. Penilaian orang lain berpengaruh besar pada diri.

Aku bingung. Dan aku merasa aku belum dewasa dalam beberapa hal.

Aku belum siap🙂










Minggu, 07 Juli 2019

Tanpa Judul #9


Setiap kesalahan pasti diikuti dengan penyesalan. Mereka selalu berjalan beriringan. Seperti sepasang sepatu, yang selalu bersama.









Selasa, 25 Juni 2019

Tanpa Judul #8


Akhir-akhir ini aku melihat semua orang kelelahan. Begitu pula aku.

Orang-orang memikirkan terlalu banyak hal, selalu mengejar kesempurnaan hanya karna ingin dipuji oleh manusia.

Tapi hal itu benar juga. Semua orang pasti ingin dipuji. Tapi rasanya aku hanya ingin menyelesaikan tugas ini saja untuk saat ini agar bisa keluar dari zona nyaman yg sangat tidak nyaman ini.

Aku tidak butuh pujian. Aku hanya ingin menjadi lebih tenang dari diriku yang sekarang.

Aku ingin menyendiri. Menikmati birunya air laut, merasakan angin yg menerpa wajahku dengan lembut, mendengarkan desiran ombak yg menenangkan, serta menikmati ice cream coklat yang meleleh begitu cepat ditenggorokanku.

Sesederhana itu.







Minggu, 16 Juni 2019

Tanpa Judul #6


Hidup ibarat lautan. Luas sekali dan begitu dalam.

Terimakasih sudah memandangku hanya sebatas permukaan saja.

Semoga saja suatu saat kamu menyadari. Bahwa laut bisa membuatmu tenggelam dan bisa membuatmu hanyut oleh arus yg tidak terlihat dipermukaan

Senin, 29 April 2019

Tanpa Judul #5


Tersesat, hilang, dan tanpa arah.

Akhir-akhir ini aku mulai lelah. Hidupku berjalan tidak seperti biasanya. Aku terlalu memikirkan banyak hal. Membuatku selalu berpikir keras. Sangat keras.

Bagian mana yg salah ? Tanyaku dalam hati. Bukankah sekarang kamu sudah menemukan tuan yang baru untuk tulisan-tulisanmu ? Harusnya kamu bahagia.

Tidak. Tidak seperti itu. Ini semua bukan bahagia. Iya bukan. Bahagia yang sesungguhnya itu tidak seperti ini. Ini hanya nafsu yg disebabkan oleh egomu sendiri.

Sadar. Yg kamu harus lakukan adalah sadar. Sadar tentang hidup yang tidak pernah benar-benar sesuai sama apa yg kita mau. Kau harus mampu memilah dan memilih mana yg perlu kamu pertahankan, dan mana yg harus kamu tinggalkan.

Sebelum terlambat. Sebelum semuanya semakin jauh. Sebelum semuanya semakin dalam. Sebelum kamu susah keluar dari zona itu. Maka kamu harus pergi.

Tinggalkan. Tinggalkan semua hal yang membuat kamu berpikir keras. Untuk apa hidup jika hanya memikirkan hal-hal yg belum pasti. Hal-hal yg belum tentu jadi nyata.

Perjalanan masih panjang. Di perjalanan nanti, kamu akan menemukan seseorang yg benar-benar pantas. Seseorang yg dipilih langsung olehNya. 

Seseorang yang tidak akan pernah membuatmu berpikir keras, seseorang yg tidak akan pernah membuatmu takut, seseorang yg akan selalu membuatmu merasa nyaman dan aman didekatnya.

Dan dia adalah seseorang yg akan selalu menjadi tuan disetiap tulisanmu nanti😊




Kamis, 25 April 2019

Tanpa Judul #4


Kupikir, hal terbesar yang ingin diraih perasaan bukan bagaimana dua bisa menjadi satu. Melainkan bagaimana agar tidak jauh, andai kelak dua hati tidak bisa bersatu.

Kita tidak bisa membaca takdir, bukan ?

Yang bisa kita lakukan hanyalah menebak, yang seringkali sama dengan berjudi. Kadang beruntung, tapi lebih sering tidaknya. Kita hanya bisa mengusahakan, tapi tidak bisa mengatur. Kita hanya bisa berharap, tapi tidak bisa mengendalikan.

Kita hanya bisa mencintai, tapi tidak bisa menjamin apakah perasaan yg telah kita jaga dengan baik, juga akan berakhir baik nantinya.

Kenangan barangkali bertugas sebagai pelajaran perihal bagaimana seharusnya kita bersikap pada masa depan.

Maka berterima kasihlah untuk apapun yang telah terjadi. Kadang mungkin ada sesal, tapi itu bukan menjadi alasan untuk kemudian kita saling menyalahkan.

Maka jangan berlebihan. Kita semua sudah diatur😊